Jumat, 31 Januari 2014

Obama Didesak Deportasi Justin Bieber

BeritaEkspres.net – Seolah Barack Obama tidak banyak pekerjaan dan pikiran, presiden Amerika Serikat itu mendapat permintaan untuk mengurusi masalah bintang musik pop asal Kanada, Justin Bieber.

Pada tengah hari Rabu (29/1) waktu setempat, petisi yang diunggah di website Gedung Putih menuntut deportasi Bieber sudah mendapat 103.000 pendukung -- melebihi batasan minimal 100.000 tanda tangan yang disyaratkan agar bisa menjadi pertimbangan presiden.


"Kami rakyat Amerika Serikat merasa mendapat tokoh yang salah di dunia budaya musik pop," bunyi petisi itu, yang dinisiasi oleh seseorang berinisial "J.A." di Detroit sejak Kamis pekan lalu, hari ketika Bieber ditangkap di Miami Beach karena mengendara dengan ceroboh dan melakukan balapan ilegal dengan mobil sport mewah buatan Italia.

"Kami ingin Justin Bieber yang berbahaya, sembrono, perusak dan pengguna narkoba dideportasi dan green card dia dicabut. Dia bukan hanya membahayakan keselamatan orang lain, namun juga memberi pengaruh buruk pada kaum muda negeri kita. Rakyat ingin mengusir Justin Bieber dari masyarakat kami."

Gedung Putih belum berkomentar tentang masalah ini. Situs miliknya menampung berbagai petisi, biasanya tentang masalah-masalah serius seperti legalisasi ganja atau permintaan amnesti terhadap mantan pejabat National Security Agency, Edward Snowden.

Bieber sendiri juga belum berkomentar. Menurut situs-situs gosip, dia kembali ke Los Angeles Rabu setelah liburan akhir pekan di Panama.

Bieber, 19, diketahui tinggal dan bekerja di Amerika Serikat dengan menggunakan visa O-1 untuk profesi penghibur yang bisa diperbaharui, bukan green card yang menjamin masa tinggal permanen.

Dia sementara ini bebas dengan jaminan, dan dijadwalkan kembali ke Miami untuk menjalani sidang pada hari Valentine. Sementara itu polisi Los Angeles juga menyelidiki insiden sebelumnya di mana Bieber diduga melempari rumah tetangganya dengan telur.

Penulis: Heru Andriyanto/HA

Sumber:
AFP | BeritaSatu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar